Senin, 25 Maret 2013

Muhammad, nabi palsu

@Gerbang Neraka. Maaf untuk keterlambatan membalas permintaanmu.

Tentang pandangan saya terhadap nabi Muhammad, saya merujuk kepada ayat Alkitab dibawah ini, yang seringkali dijadikan bukti bahwa sang nabi dinubuatkan dalam Alkitab, namun sayangnya nubuat justru memperbuktikan kepalsuan dirinya,

*Yesaya 29,
29:9. Tercengang-cenganglah,
penuh keheranan, biarlah
matamu tertutup, buta semata-
mata! Jadilah mabuk, tetapi
bukan karena anggur, jadilah
pusing, tetapi bukan karena
arak!
29:10 Sebab TUHAN telah
membuat kamu tidur nyenyak;
matamu--yakni para nabi--telah
dipejamkan-Nya dan mukamu--
yaitu para pelihat--telah
ditudungi-Nya.

Maksud dari kedua ayat di atas, mabuk yang bukan oleh anggur, pusing dan tertidur lelap, mata para nabi dipejamkan oleh Allah bahwa sungguh kenabian sudah ditutup, setelah sekian banyak Allah berbicara tentang kedatangan nabi Yohanes dan nabi Yesus Kristus.

29:11 Maka bagimu penglihatan
dari semuanya itu seperti isi
sebuah kitab yang termeterai,
apabila itu diberikan kepada
orang yang tahu membaca
dengan mengatakan: "Baiklah
baca ini," maka ia akan
menjawab: "Aku tidak dapat,
sebab kitab itu termeterai";
29:12 dan apabila kitab itu
diberikan kepada seorang yang
tidak dapat membaca dengan
mengatakan: "Baiklah baca ini,"
maka ia akan menjawab: "Aku
tidak dapat membaca."

Oleh ayat 12 ini, orang Islam.mulai memberi kesimpulan bahwa nabinya dinubuatkan, tetapi sayang sekali umat Muslim hanya fokus pada satu ayat saja dan mengabaikan ayat yang lain, yaitu fokus melihat kepada siapa kitab itu ditawarkan, karena ditawarkan kepada orang tidak dapat membaca itulah yang membuat kesimpulan nubuat Muhammad, yang adalah nabi yang ummi (buta huruf)

29:13 Dan Tuhan telah
berfirman: "Oleh karena bangsa
ini datang mendekat dengan
mulutnya dan memuliakan Aku
dengan bibirnya, padahal
hatinya menjauh dari pada-Ku,
dan ibadahnya kepada-Ku
hanyalah perintah manusia
yang dihafalkan,

Lihat, bagaimana Allah mengkritik cara ibadah mereka yang mengikuti nabi ummi ini, dimana mereka beribadah oleh perintah manusia yang dihafalkan, mau itu beribadah secara pisikis (sembahyang) maupun secara materitis (materi, bacaan).

Nubuat pada ayat ini memang pernah ditujukan kepada orang Yahudi oleh Yesus Kristus, tetapi ingatlah, kadangkala Alkitab bernubuat dalam 2 artian, nubuat kecil dan nubuat besar. Misal, Paskah orang Yahudi adalah nubuat kecil karena hanya sementara sedangkan Paskah orang Kristen adalah nubuat besar, sebab inilah wujud dari paskah itu yang untuk selamanya.

29:14 maka sebab itu,
sesungguhnya, Aku akan
melakukan pula hal-hal yang
ajaib kepada bangsa ini,
keajaiban yang menakjubkan;
hikmat orang-orangnya yang
berhikmat akan hilang, dan
kearifan orang-orangnya yang
arif akan bersembunyi."

Lihat lagi, bagaimana Allah menyingkapkan akibat-akibat dari mereka yang mengikuti nabi ummi ini, bahwa mereka tidak memiliki hikmat dan kearifan lagi

29:15 Celakalah orang yang
menyembunyikan dalam-dalam
rancangannya terhadap TUHAN,
yang pekerjaan-pekerjaannya
terjadi dalam gelap sambil
berkata: "Siapakah yang
melihat kita dan siapakah yang
mengenal kita?"

29:16 Betapa kamu
memutarbalikkan segala
sesuatu! Apakah tanah liat
dapat dianggap sama seperti
tukang periuk, sehingga apa
yang dibuat dapat berkata
tentang yang membuatnya:
"Bukan dia yang membuat aku";
dan apa yang dibentuk berkata
tentang yang membentuknya:
"Ia tidak tahu apa-apa"?

Siapakah nabi yang dengan doktrin-doktrinnya beraninya menyangkal Ketuhanan Yesus Kristus?

Ini diibaratkan  sbg tukang periuk dan tanah liat, dimana Tuhan adalah Tukang Periuknya dan manusia adalah tanah liat yang dibentuknya; rencana yang disusun oleh "si kita" pada ayat ke15 menghasilkan buah pemikiran untuk menyangkal Tuhan yang membentuk si kita itu, jadi "si kita" itu menyangkalNya, berkata,

"Bukan dia yang menciptakan aku" atau "Dia bukan Tuhanku."

Jadi, siapakah dia dan komplotannya itu? Tentu,, dia adalah nabi yang ummi itu beserta kawan-kawannya.

1 komentar:

  1. Nubuat di dalam Yesaya 42 menceritakan tentang Ahmad, 'Hamba Allah' yang akan berperang dan mebawa keadilan pada agama Allah. Dia juga akan membebaskan Arabia dari amalan penyembahan berhala. Gurun, desa-desa dan kota-kota Arabia akan memuliakan dan memuji Allah. Ini adalah apa yang terjadi sehingga ke hari ini. Seluruh Arabia memuji dan mengagungkan Allah, menyanyikan kalimat Allah setiap hari.

    Dan seterusnya kita membaca Yesaya 42:18 - 25; perihal Bani Israel akan tetap tuli dan buta karena mereka mengabaikan perintah Allah yang dibawa oleh 'Hamba Allah' ini.
    ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

    Dalam Yesaya 42:1, ianya bukanlah kebetulan jika kita melihat pada penulisan אתמך (Atmc) אחמד (Ahmd). Dan kalimat sebelum אתמך (Atmc), adalah עבדי (Abedi ~ Hamba Ku). Nubuat ini tidak lain merujuk pada Ahmad, Abedallah (Ahmad, Hamba Allah).

    Istimewanya penulisan אתמך (Atmc), ia satu kalimat yang meperihalkan nubuat akan datangnya Hamba Allah serta ditulis sekali sahaja dalam Alkitab. [Apakah pena yang menulis salah menyalin atau ianya kesalahan yang disengaja?]

    Bani Israel telah menerima nubuat kedatangan Ahmad namun malang, hanya sedikit yang menerima.

    BalasHapus